Mengenal Tenis dari Anime Prince of Tennis

Tenis merupakan salah satu olahraga yang cukup populer dan diminati banyak orang. Olahraga ini menjadi populer akibat permainannya yang menarik dan para atletnya yang juga dapat mempertunjukkan penampilan yang memukau. Banyak orang tertarik akan olahraga yang satu ini. Jika tidak bisa memainkannya sekalipun, menonton pertunjukkan ini menjadi suatu hal yang seru dan mendebarkan. Hingga bahkan tidak hanya dapat disaksikan dalam bentuk pertunjukkan asli maupun yang disiarkan di media, olahraga ini dapat turut serta ditemukan dalam bentuk sebuah kisah cerita fiksi. Yang dapat dinikmati serta cukup terkenal di pasaran.

Salah satu cerita fiksi yang cukup terkenal membahas mengenai tenis dapat disaksikan pada rangkaian manga maupun anime dari Jepang yang berjudul Prince of Tennis (Tenisu no Ōjisama – テニスの王子様). Cerita ini tersedia dalam berbagai versi, dimulai dari buku manga, juga tersedia di versi animasinya, pertunjukkan drama musikal, film, video game, dan bahkan tersedia berbagai merchandise seputar karya ini. Secara tidak langsung karya ini dapat membuatmu belajar sedikit akan olahraga tenis. Kisahnya pun cukup menarik untuk diikuti, terutama jika cerita akan olahraga memang menjadi favoritmu. Kamu tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut? Mari kita simak artikel dibawah ini.

Berawal dari Manga

Manga adalah istilah bagi komik Jepang, yang membedakannya dari komik Amerika seperti yang mengisahkan akan tokoh-tokoh pahlawan. Komik manga ini dibuat dengan menggunakan pola cara baca ala Jepang dimana buku dimulai dari sebelah kiri dan dibaca ke sebelah kanan barulah kemudian turun ke bawah. Hal ini yang membedakan komik orisinil asal Jepang dengan komik dari Barat. Karya ini dimulai dari bentuk manga yang dibuat oleh seorang mangaka asal Jepang bernama Takeshi Konomi yang diterbitkan sejak periode tahun 1999 hingga 2008. Tepatnya pada tanggal 19 Juli 1999 di Jepang yang diterbitkan dari perusahaan penerbit Weekly Shonen Jump. Pria ini juga tercatat sebagai sosok yang membayar kontribusi pajak terbesar dalam divisi bidang pekerjaan di bidang entertainment di Jepang. Maka hal ini membuktikan bahwa karya Prince of Tennis yang dibuatnya sudah begitu populer sehingga memberi penghasilan yang besar bagi pria yang saat ini telah berusia 50 tahun ini. Bahkan di tahun 2002, komikus dari Jepang ini mendapatkan peringkat nomor 9 dalam kontribusi pajak dari penghasilan yang diberikan kepada negara Jepang.

Manga ini sendiri mengisahkan akan perjuangan seorang anak di sekolah Seishun yang bernama Ryoma Echizen. Ia masuk ke dalam sebuah kelompok dari olahraga tenis bernama Seigaku yang diketuai oleh Kunimitsu Tezuka. Para pemain tenis di kelompok Seigaku ini memiliki keahlian dalam teknis smash masing-masing yang unik untuk dapat mengalahkan lawannya. Mereka berjuang untuk memenangkan sekolah Seishun saat melawan para pemain tenis dari sekolah lainnya. Dalam menempuh kemenangan ini, kelompok Seishun terus melatih kemampuan tenisnya secara bersama di klub tenis Seigaku. Buku manga ini diterbitkan oleh buku komik dalam terbitan perusahaan percetakan Elex Media Komputindo di Indonesia. Komik ini juga masuk kedalam buku kumpulan komik Shonen Jump yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Komik ini menampilkan kumpulan dari komik-komik yang cocok dengan target pembaca kaum laki-laki. Komik yang biasanya lebih mengangkat kisah akan dunia maskulin disebut dengan istilah genre shounen. Keseluruhan dari komik ini cukup panjang, hingga berisi total hingga 379 chapter.

 

Dibuat Menjadi Tayangan Anime

Selanjutnya komik ini dibuat tayangan film animasinya yang disutradarai oleh Takayuki Hamana dan pertama kali disiarkan di TV Tokyo, di Jepang sana. Dalam skala internasionalnya juga pernah ditampilkan di Animax, sebagai salah satu saluran TV yang banyak menayangkan film animasi dari Jepang yang banyak di dubbing ke dalam bahasa Inggris untuk kalangan penonton internasional.

Anime ini sendiri terdiri dari 13 episode untuk seri animasi yang singkatnya. Juga terdapat 26 chapter animasi yang disimpan ke dalam bentuk DVD. Animasi di DVD ini banyak dijual di wilayah Indonesia bagi kalangan pecinta animasi, seperti berbagai toko yang menjual film-film yang sering ditemukan di mall.

Tayangan anime secara lengkap dari Prince of Tennis disiarkan hingga 178 episode. Selain itu, juga terdapat banyak OVA (Original Video Animation) yang dijual ke dalam tujuh macam DVD yang dikeluarkan sejak tanggal 22 Juni 2007. Pada OVA kedua selesai di tanggal 25 Januari 2008, dimana animasi ini terdiri dari enam episode yang keluar dalam bentuk 3 DVD. Sedangkan untuk OVA ketiga baru menghabiskan waktu pembuatan hingga hampir satu tahun. Versi ini mulai dibuat pada tanggal 25 April 2008 dan selesai pada 23 Januari 2009. Dan yang terakhir, OVA keempat keluar dalam judul Another Story, dan dikeluarkan pada 26 Mei 2009. OVA yang keempat ini juga terbagi kedalam dua episode yaitu dalam judul Fū’un Shonen Atobe dan Naniwa no Ōjisama.

Selain di Jepang, animasi ini juga ditayangkan di salah satu media di Amerika Serikat pada tanggal 24 April 2007. Namun Amerika mengganti soundtrack lagu yang digunakan dalam bahasa Jepang menjadi instrumen musik dengan menggunakan gitar elektrik tanpa suara vokalnya. Tampaknya suara dialog yang dibincangkan dalam animasi ini juga diubah menjadi ke dalam bahasa inggris.

Pertunjukkan Musikal

Untuk jenis pertunjukkan musikal sebagai kelanjutan dari populernya animasi dan manga ini, baru mulai dilakukan pada tahun 2003. Kisah yang ditampilkan sebagai tema alur dalam pertunjukkan musikal ini mengisahkan akan seputar tema di musim panas dan musim dingin. Alur cerita yang disertai dengan penampilan bermusik ini diadaptasi dari kisah pertandingan seperti layaknya dalam kesatuan cerita Prince of Tennis. Wujud pertandingan yang disajikan saat pentas dilakukan oleh para pemainnya yang terbagi menjadi dua hingga lebih kelompok. Meskipun pertunjukkan ini mengalami sedikit kendala dalam mencari para pemeran yang cocok. Hal ini berakibat dari peran yang diceritakan di dalam komik berada dalam range usia yang masih sangat muda. Sehingga dialami sedikit kesulitan dalam mencari pemeran yang tepat.

Dibuat Menjadi Film

Cerita ini juga diangkat hingga menjadi film seri animasi yang pertama yang ditayangkan di Jepang pada 29 Januari 2005. Film pertamanya berjudul Tennis no Oujisama – Futari no Samurai (テニスの王子様 二人のサムライ), sedangkan film kedua yang dibuat dalam bentuk film pendek diberi judul Tennis no Oujisama: Atobe Kara no Okurimono (跡部からの贈り物). Dan juga ada film seri ini yang disutradarai oleh Shunsuke Tada dengan judul Tennis no Ouji-sama Eikoku-shiki Teikyū-jō Kessen (テニスの王子様 英国式庭球城決戦!) yang dikeluarkan pada 3 September 2011.

Dibuat Menjadi Video Game

Prince of Tennis juga terdapat dalam berbagai macam video game, yang umumnya mengenai seputar permainan tenis maupun berjenis dating sim (game virtual seputar hubungan) yang tersedia ke dalam aneka macam konsol game, yang mulai berkembang dari Playstation pada 20 Februari 2002, lalu juga tersedia di gameboy pada 25 April 2002, hingga ke Nintendo DS, dan sampai terbarunya ke Playstation 2 yang lebih sering digunakan orang belakangan.

Berkembang Menjadi Drama

Selain diproduksi oleh negara Jepang, ternyata ada dua drama yang juga diproduksi oleh negara China mengenai Prince of Tennis ini. Film drama tersebut diproduksi kedalam judul Wang Qiu Wang Zi (网球王子) serta Jia You! Wang Qiu Wang Zi (加油! 网球王子). Tidak mau kalah dengan negara China, Amerika pun turut serta membuat sekuelnya. Perusahaan Netflix memproduksi film serupa di tahun 2019 dengan menggunakan judul yang sama yaitu Prince of Tennis (奋斗吧,少年). Hanya bedanya film ini menggunakan latar yang berada di negara China. Cerita yang dibahas dalam Netflix mengisahkan akan seorang anak remaja yang pulang ke China seusai studi ke luar negeri. Anak remaja ini hidup dalam bayangan akan sosok ayahnya seorang atlet tenis yang besar dan berpengaruh secara kuat. Sehingga saat si anak ini melanjutkan studinya di sekolah di negara China, ia belajar akan pentingnya kerjasama dan persahabatan dalam menjadi sosok yang mandiri.

Hingga Berbagai Media

Berbagai merchandise, trading card, serta figurin pajangan juga cukup populer diproduksi dalam menyampaikan bentuk promosi akan manga dan anime tentang tenis ini bagi para penggemarnya. Untuk mereka yang menyukai lagu-lagu koleksi dari animasinya pun dapat mencari CD musik terkait. Serta terdapat siaran radio yang membahas akan hal ini. juga terdapat Event pertunjukkan secara langsung maupun pertunjukkan menyanyi bersama yang dilakukan para pengisi suara animasi asli dalam bahasa Jepangnya serta turut dilakukan oleh sang mangaka, Konomi Takeshi itu sendiri. Menarik ya cara yang dapat ditempuh untuk menyaksikan dunia tenis dari rangkaian karya-karya berikut.